Liburan Sambil Berburu Tempat Romantis ke Tempat Berikut ini

  • Whatsapp

ndonesia sendiri memilik banyak sekali spot wisata memiliki dengan sisi romantis di dalamnya. Apalagi, cerita dari para legenda dapat membagikan inspirasi tertentu, paling utama soal nilai pengorbanan serta perjuangan dalam membina ikatan.

Spotnya sendiri bermacam- macam. Terdapat yang berupa jembatan, senantiasa pula terdapat yang berupa menawan. Keelokan serta sisi sejarahnya dapat kalian gali lebih dalam di situ.

Read More

Penasaran? Pegipegi memiliki saran 3 spot wisata memiliki yang menaruh sisi romantis di dalamnya. Ikuti, ayo!

JEMBATAN SITI NURBAYA, SUMATERA BARAT

Namanya terdengar lumayan sering di dengar di kuping. Jembatan Siti Nurbaya ialah suatu atraksi penuh cerita serta teka- teki. Diambil dari cerita karya sastrawan Sumatera Barat bernama Marah Rusli, jembatan ini menghubungkan kota Padang dengan puncak Gunung Padang yang dipercaya bagaikan posisi makan Siti Nurbaya.

Nah, wujud Siti Nurbaya sendiri diketahui bagaikan legenda untuk warga Padang. Cerita cinta dengan si pujaan hati, Syamsul Bahri terhalang sebab perjodohan yang dicoba oleh orang tua Siti. Serta jembatan ini seolah jadi simbol cinta keduanya.

Mata kalian hendak dimanjakan dengan panorama alam kapal- kapal kayu yang lalu lalang di siang hari, matahari tenggelam yang indah di sore hari, serta wisata kuliner yang lengkap pada malam hari.

TANGKUBAN PERAHU, JAWA BARAT

Gunung Tangkuban Perahu tercantum salah satu objek wisata kesukaan para wisatawan yang menyambangi Kota Kembang. Atmosfer sejuk dan panorama panorama alam yang menyegarkan mata membuat gunung api yang masih aktif ini tidak sempat hening peminat.

Mendengar Tangkuban Perahu, nyatanya tidak terlepas dari wujud Sangkuriang, dong. Dulu kala, di suatu kerajaan, ada seseorang gadis raja bernama Dayang Sumbi yang mempunyai seseorang anak bernama Sangkuriang.

Sebab terdapat permasalahan dengan si bunda, Sangkuriang diusir keluar kerajaan. Sehabis bertahun- tahun, Sangkuriang kembali ke kerajaan yang telah sangat berganti serta berjumpa wanita muda yang sangat jelita yang nyatanya merupakan Dayang Sumbi. Buta hendak cinta, Sangkuriang nekat melamar ibunya sendiri.

Dayang Sumbi mengajukan 2 ketentuan. Awal, Dayang Sumbi memohon pemuda itu buat membendung sungai Citarum. Kedua, dia memohon Sangkuriang buat membuat suatu sampan besar buat menyeberang sungai itu saat sebelum pagi datang.

Memandang pekerjaan sangkuriang yang nyaris berakhir, Dayang Sumbi lekas menyuruh anggota kerajaan buat menggelar kain merah di sisi timur kota sehingga Sangkuriang mengira kalau matahari telah terbit.

Sangkuriang marah serta menjebol bendungan yang dibuatnya sehingga banjir besar juga menyerang segala kota. Dia setelah itu menendang sampan besar yang tadinya dia buat serta hampir berakhir itu sehingga melayang serta jatuh tertelungkup sampai setelah itu jadi suatu gunung yang bernama Tangkuban Perahu.

CANDI PLAOSAN, JAWA TENGAH

Terletak di Kabupaten Klaten, Candi Plaosan bertetangga langsung dengan Prambanan. Dengan besar 21 m, kalian bakal disuguhkan 2 buah candi besar, Plaosan Lor serta Plaosan Kidul.

Dengan ukuran yang sama, kedua Candi Plaosan kerap diucap bagaikan Candi Kembar. Walaupun, bila ditelisik lebih perinci, ada sebagian relief serta ornamen yang mempunyai wujud serta warna sedikit berbeda satu sama yang lain.

Dibentuk pada abad kesembilan, Candi Plaosan ialah berkah kerja keras dari Rakai Pikatan. Dia menyandang status bagaikan Raja Mataram Kuno dari Wangsa Sanjaya di pada 840- 856 sehabis masehi.

Diceritakan, Rakai Pikatan menyimpan hati kepada Pramudyawardani, gadis dari Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Sayangnya, ikatan romantis tersebut ditentang keluarga keduanya lantaran perbandingan agama.

Rakai Pikatan tiba dari keluarga pengikut Hindu. Sebaliknya Pramudya tiba dari Wangsa Syailendra yang notabene penganut agama Buddha yang sangat taat.

Tetapi, perbandingan tersebut tampaknya tidak menyiutkan nyali keduanya. Baik Rakai Pikatan serta Pramudyawardani memutuskan buat berkomitmen dengan menikah walaupun wajib mempertahankan kesetiaan kepada agamanya tiap- tiap. Buat mengikrarkan cinta abadinya, Rakai Pikatan juga membangun Candi Plaosan buat si permaisuri, Pramudyawardani.

Bagaimana? Berniat berkunjung? Yuk ajak teman,keluarga, atau orang terkasih untuk mengagendakannya 🙂

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *