Berburu 5 Candi Unik Sambil Liburan Ke Magelang

  • Whatsapp

Liburan di kota Magelang belum lengkap jika tidak mencari candinya. Terlebih, Magelang jadi rumah untuk candi Buddha terbanyak di dunia, Borobudur.

Terdapat banyak banget candi Buddha yang tersebar di Magelang, lho. Bermacam- macam kenyataan menarik serta wujud yang unik dapat kalian nikmati dikala liburan di deretan candi- candi ini.

Read More

Terlebih, lokasinya yang silih bersebelahan tentu mempermudah kalian yang tiba bersama keluarga ataupun teman. Jadi, tidak hanya dapat bisa keseruaannya, namun pula bisa banyak pengetahuan baru.

CANDI PAWON

Bila kalian lagi cari candi alternatif buat melancong di Magelang, Candi Pawon dapat jadi pilihannya. Lokasinya yang terletak di antara Candi Mendut serta Candi Borobudur membuat Candi Pawon gampang diakses. Candi Pawon sendiri jadi tempat penyimpanan abu jenazah Raja Indra( 782- 812M), yang ialah bapak Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra. Nah, kata Pawon sendiri memiliki makna tempat penyimpanan abu.

CANDI MENDUT

Bangunan Candi Mendut memanglah tidak sebesar Candi Borobudur. Tetapi di balik kesederhanaannya, candi ini nyatanya mempunyai peranan berarti di golongan umat Buddha. Bagaikan candi yang mempunyai peranan berarti, Candi Mendut tercantum salah satu yang harus didatangi turis, paling utama dikala perayaan upacara Waisak. Bersumber pada temuan Prasasti Kayumwungan di Karang Tengah oleh arkeolog asal Belanda JG de Casparis, candi ini dibentuk pada tahun 824 Masehi oleh Raja Indra dari Dinasti Syailendra.

Di bagian kaki candi, kalian dapat menciptakan beberapa panel relief yang berisi cerita bermacam cerita. Semacam burung serta kura- kura, Brahmana serta kepiting ataupun fabel yang lain. Relief yang menggambarkan cerita jataka tidaklah cerita buat kanak- kanak semacam kelihatannya, melainkan berisi pesan moral kepada para pengunjung

CANDI PENDEM

Candi yang satu ini terletak d Dusun Candi Pos, Desa Sengi. Semacam Borobudur, kalian bakal menciptakan banyak sekali ornamen Buddha di Candi Pendem. Candi bercorak Hindu ini pendiriannya nyaris sama dengan lingkungan Candi Asu Magelang, kedua candi ini didirikan di akhir abad IX Meter, tepatnya pada masa kekuasaan Raja Mataram kuno kedelapan yang sudah berkuasa pada tahun 855- 885 Meter, ialah Maharaja Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala. Walaupun wujudnya tidak sangat besar, Candi Pendem lumayan jadi spot nostalgia kalian mengenang kebesaran Mataram di tanah Jawa.

CANDI ASU

Masih satu posisi dengan Candi Pendem, Candi Asu memiliki kenyataan yang unik. Kata Asu di candi ini ialah pemberian warga dekat. Diucap bagaikan Candi Asu sebab dulu di wilayah dekat candi ini ada banyak anjing. Candi ini ialah aset Mataram Kuno dari trah Wangsa Sanjaya( Mataram Hindu).

Dalam prasasti disebutkan, Candi ini ialah tempat suci buat melaksanakan pemujaan. Candi tersebut terletak tidak jauh dari di lereng Gunung Merapi di dekat suatu pertemuan dari 2 sungai ialah Sungai Pabelan serta Sungai Telingsing

CANDI BOROBUDUR

Lingkungan candi yang satu ini tidak hanya jadi ikon untuk Magelang, namun pula Indonesia, lho. Berstatus bagaikan peninggalan budaya dunia oleh UNESCO, Candi Borobudur mempunyai ribuan panel relief yang tersebar di tiap tingkatan menggambarkan kehidupan manusia dikala era tersebut diiringi ekspedisi Buddha.

Candi Borobudur juga ialah perwujudan dari kehidupan manusia yang dibagi atas 3 tingkatan, ialah Kamadatu, Rupadatu, serta Arupadatu. Pada abad ke- 9, Candi Borobudur tumbuh jadi pusat riset Agama Buddha sekalian jadi tempat ziarah ummat Buddha dari Myanmar, India, Cina, serta lain- lain.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *