Gak harus pergi ke Timur Tengah untuk menikmati indahnya laut mati, karena di Indonesia sendiri juga punya lho, yaps pantai Tureloto namanya.

Pantai Tureloto terletak di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Sehingga, menjangkau tempat ini dapat diawali dengan anggapan kamu berada di Kota Medan. Dari kota ini, kamu dapat melanjutkan ekspedisi ke Gunung Sitoli yang ialah Ibu Kota Nias. Nah, terdapat 2 jalan yang dapat jadi alternatif ekspedisi.

Pertama jalur udara, kamu dapat memilah penerbanggan dari Lapangan terbang Kuala Namu Medan mengarah Lapangan terbang Binaka Gunung Sitoli. Kedua, jalan darat plus laut dengan terlebih dulu menaiki bis ataupun taksi mengarah Pelabuhan Sibolga. Dilanjutkan dengan menaiki kapal mengarah Gunung Sitoli. Setelah tiba di Gunung Sitoli, hendaknya ambil waktu sebagian untuk istirahat. Melanjutkan perjalanan, dari Gunung Sitoli mengarah Kecamatan Lahewa dapat ditempuh dengan menaiki travel ataupun motor sewaan selama kurang lebih 2 jam.

Tetapi, soal sensasi, kalian tidak bakal dapat melupakan pengalamannya seumur hidup! Di bawah cuaca tropis khas Samudera Hindia, kalian terapung di tengah laut sembari tanpa harus khawatir akan tenggelam.

BACA INFO LAINNYA
loading...

Nah, kira- kira terdapat fakta apa saja sih yang menarik tentang Pantai Tureloto? Ikuti yuks!

KADAR GARAM LUAR BIASA

Mengapa sih kalian dapat terapung di permukaan air Pantai Tureloto? Jawabannya merupakan garam! Yup, semacam yang terdapat di Laut Mati, Yordania, Pantai Tureloto mempunyai kandungan garam yang cukup tinggi. Jadi, tidak usah khawatir tenggelam sebab garam yang tercantum di dalam air Pantai Tureloto siap menopang berat tubuh kalian.

BENTENG KARANG MEGAH

Masih ingat kejadian Gempa serta Tsunami yang menyerang pesisir Sumatera pada 2005 lalu? Teryata, Pantai Tureloto terkena akibatnya. Hamparan karang di perairan Tureloto timbul ke permukaan sehingga membentuk semacam benteng beberapa ratus meter dari bibir pantai. Benteng karang tadi akhirnya menghalau gelombang laut serta menghasilkan semacam laguna dengan air biru yang jernih serta tenang sekali. Keren kan!

SUNSET MENAWAN

Posisinya di pesisir barat Sumatera membuat posisi terbenamnya matahari kian mempesona. Jelang sore, luangkan diri kalian untuk santai di atas hamparan pasir putih menghadap ke barat. Secara perlahan, warna jingga di langit berganti jadi kalbu dikala matahari mulai meninggalkan ufuknya. Tidak heran, banyak turis mancanegara rela tiba ke sinii buat menikmati sunset- nya.

BIOTA LAUT YANG CANTIK

Tidak seperti di Laut Mati, Yordania, Pantai Tureloto masih mempunyai biota laut yang indah. Jika tidak yakin? Kalian dapat buktikan dengan bermain di pinggir pantai di siang hari. Sembari terapung- apung, kalian dapat bermain dengan ikan- ikan kecil serta terumbu karang yang menawan di Pantai Tureloto. Hadirnya benteng karang di depan membuat air laut terus menjadi tenang. Jadi, kalian dapat puas memandang panorama alam dasar lautnya sembari diving.

KULINER NIKMAT ALA NIAS

Soal tempat, kalian perlu perjalanan kurang lebih 2 jam dari Lapangan terbang Binaka Nias. Tetapi, soal sarana, Pantai Tureloto termasuk lengkap, salah satunya soal kuliner. Jelang sore hari, kalian dapat menikmati ikan bakar bumbu nias yang asam gurih di pinggir Pantai. Harganya juga relatif murah meriah. Jadi, kalian tidak perlu takut kelaparan.